GAULITA

Gaul Beretika

Mengapa Kebaikanku dibalas keburukan?

Dalam berinteraksi dengan sesama manusia, seringkali kita dikecewakan oleh orang lain, meskipun kita selalu berbuat baik kepadanya. Bahkan kata penyesalan sering terucap dari bibir kita, menyesal atas apa yang telah kita perbuat dan atas perlakuan balasan yang kita terima. Bahkan karena teramat kesal dan kecewa, statemen penyesalan itu diikuti dengan deklarasi untuk berhenti berbuat baik kepadanya. Na’udzu billah.
Apakah kita seperti demikian? Mari kita instropeksi diri. Karena apa sebenarnya niat utama kita ketika kita berbuat baik kepada orang lain? Apakah menginginkan balasan dari orang tersebut dengan balasan yang serupa atau lebih baik. Atau niat kita merupakan niat yang agung, yaitu menghendaki balasan hanya disisi Allah SWT.
Namun ada juga diantara kita yang mengatakan, “Saya ikhlas, tapi mengapa ia malah berbuat jahat kepada saya?”. Istilahnya air susu dibalas air tuba.


Sebenarnya yang perlu kita perhatikan ketika sudah amat sangat yakin bahwa kita ikhlas adalah konsekwensi dari ikhlas tersebut. Konsekwensinya diantaranya adalah sebagaimana Allah swt sampaikan kepada kita dalam Al-Qur’an Surah Al-Ankabut ayat 2:
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : ‘Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi?”
Jadi, konsekwensi setelah kita mengatakan atau berniat tulus ikhlas adalah kita akan diuji apakah kita benar-benar ikhlas hanya mengharapkan balasan dari Allah swt. Bentuk ujiannya bisa berupa balasan yang tidak menyenangkan dari orang-orang yang telah kita berbuat baik kepadanya, istilahnya ‘air susu dibalas air tuba’. Seperti apa reaksi kita, itu menunjukkan setulus apa niat kita.
Ada diantara kita ketika diuji demikian, ia tetap tenang dan tidak mengungkit-ungkit kebaikan yang pernah ia perbuat. Karena ia yakin Allah swt pasti akan membalas kebaikannya. Ada juga diantara kita yang tidak sampai terucap, hanya ngomel-ngomel dalam hati. Bahkan ada yang sampai terucap, “padahal aku sudah sering berbuat baik kepadanya, tapi balasannya sungguh mengecewakan”. Bahkan ada yang terang-terangkan berucap demikian didepan orang tersebut. Sungguh terlalu. Karena itu bukan hanya menunjukkan kualitas keihklasannya yang cukup rendah, tetapi itu juga dilarang oleh Allah swt karena sangat merugikan kita,
“ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) dari sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima).... (Qs. Al-Baqarah: 264)
Sungguh, jika kita benar-benar tulus ikhlas, apapun yang terjadi, kita tidak akan berani menyebut-nyebut perbuatan baik yang pernah kita perbuat, karena itu sangat tidak menguntungkan. Hanya memuaskan nafsu amarah kita, padahal itu menghanguskan pahala dan itu sangat merugikan kita.

Demikianlah Allah swt memberikan ujian kepada hamba-Nya untuk menunjukkan siapa saja diantara hamba-Nya yang benar-benar ikhlas dan berhak mendapatkan balasan yang besar dari-Nya. Semoga niat-niat kita selalu terjaga dan Allah swt berikan kekuatan kepada kita agar tetap kuat menjaga keikhlasan kita. Wallahu a’lam.
AKIBAT SUKA SHOLAT DI UJUNG WAKTU

AKIBAT SUKA SHOLAT DI UJUNG WAKTU


Para Malaikat menyeretnya melewati orang banyak, menuju ke arah api neraka yang menyambar-nyambar.

Dia menjerit sekuat tenaga dan bertanya-tanya barangkali ada orang yang mampu membantunya.

Dia menjerit lagi sambil menyebutkan semua kebaikan yang telah dia lakukan; bagaimana dia sering membantu orangtuanya. Bagaimana dia tidak pernah tertinggal puasanya, tidak pernah meninggalkan shalatnya, selalu bersedekah dan rajin membaca al-Quran.

Dia terus menjerit lagi, namun tidak ada seorangpun yang tampil membantunya.

Para malaikat terus menyeret dia. Dan ... mereka semakin dekat dengan kawah api neraka.

Dia menoleh ke belakang dan ini harapannya yang terakhir. Dia teringat ...

Tidak! Rasulullah SAW pernah bersabda:

"Bagaimana bersihnya seseorang yang mandi di sungai lima kali sehari dari kotoran, begitu juga bersihnya orang yang melaksanakan shalat lima kali sehari dari dosa-dosa mereka"

Dia menjerit lagi sekuat tenaga:
"Solat saya? Solat saya? Doa saya?"

Kedua malaikat tidak berhenti, dan terus menyeretnya ke tepi jurang neraka. Kembang api neraka yang membubung terasa menyambar mukanya.

Dia menoleh ke belakang lagi, tapi matanya telah kering dari setiap harapan dan dia tidak memiliki apa-apa lagi yang tinggal di dalam dirinya.

Salah satu malaikat menolak dia dan memasukan ke kawah neraka.

Dia mandapati dirinya terus melayang dan akhirnya jatuh ke dalam kawah api neraka yang menjulang tinggi selama 70 tahun.

Setelah 70 tahun sengsara dibakar api, tiba-tiba terasa tangannya diraih oleh satu lengan.

Dia ditarik kembali ke atas.

Ketika dia mengangkat kepalanya, dia melihat seorang pria yang sangat tua dengan jenggot putih yang panjang memegang tangannya.

Pria itu kelihatannya sangat daif.
Sambil menyapu debu di tubuhnya dia bertanya pada pria tua itu:

"Siapakah anda?"

Orang tua itu menjawab: "Akulah sholat anda"

"Mengapa kamu begitu terlambat bantu saya? Wahai shalatku, saya telah terjerumus ke dalam api neraka selama 70 tahun! Kenapa setelah tubuh saya hangus dan hampir hancur baru kamu datang selamatkan saya ? kenapa ...?."

Orang tua itu tersenyum sambil menggelengkan kepalanya dan berkata:

"Apakah kau lupa? Selama hidup di dunia dulu kamu selalu laksanakan saya pada saat-saat akhir !!"

"Setiap kali Maghrib kamu fokus pada sinetron tv dulu ..

"Dzuhur kamu lewat, kamu lebih mementingkan kerja daripada saya. Sholat ashar dan subuh juga selalu diujung waktu.

"Kamu ingatkah itu semua ??"

Penjelasan pria tua itu mengejutkannya dari tidur ...

Dia terjaga dan mengangkat kepalanya dari tidur. Seluruh tubuhnya basah oleh keringat ketakutan ...

Ketika itu juga ia mendengar suara adzan dikumandangkan menandai masuknya waktu shalat subuh.

Dia bangun dengan cepat dan mengambil wudhu. Dia berjanji tidak akan melalaikan shalat lagi. Dia menyadari kesalahannya sekarang. Dia telah mendapat petunjuk yang maha benar.

🌙Sebarkan kisah ini kepada keluarga dan kawan-kawan anda. Mungkin anda dapat membantu mereka agar mulai sekarang mau menunaikan sholat tepat waktu.

Wahai Kaum Pria, Jagalah Auratmu, Terutama Hendak Sholat

aurat pria
Dalam benak kita, wanita lebih rumit dan lebih kompleks dalam hal menutup aurat, seluruh tubuhnya adalah aurat kecuali muka dan telapak tangan, berbeda dengan pria, batas auratnya hanya dari pusar sampai lutut. Bahkan karena begitu simpelnya aurat pria ini, banyak yang menyepelekan hal ini, terutama ketika hendak sholat.
Wanita yang tidak menutup aurat (tidak berjilbab dengan sempurna) dalam kesehariannya, yakinlah ketika ia hendak sholat, ia akan menutup auratnya secara sempurna, karena wanita hendak sholat harus memakai mukena (mungkin karena tradisi didaerah kita), sehingga tatkala ia hendak sholat, auratnya tertutup secara sempurna.


Tetapi, seorang pria, hampir dalam kesehariannya menutup aurat, namun tatkala hendak shalat, mereka tidak memerhatikan auratnya, terutama bagian belakang pada bagian pinggang, batas antara baju dan celana. Pada saat rukuk dan sujud, seringkali bagian ini terbuka, hal ini sering saya temukan. Mungkin karena mereka tidak mengetahui bahwa aurat mereka sedang terbuka. Tapi, yang ingin saya tekankan adalah, bersungguh-sungguhlah dalam menutup aurat! Apakah sudah bersungguh-sungguh menutup aurat ketika khendak menunaikan ibadah yang agung, sholat. Jangan sampai karena hal yang kita anggap sepele ini, sholat kita tertolak.
Sekali lagi, tolong perhatikan pakaian, terutama kaum pria, ketika hendak menunaikan shalat. Pada bagian belakang pada bagian pinggang, saat sholat terutama ketika rukuk dan sujud, seringkali bagian ini terbuka bahkan “maaf” cd nya kelihatan. Ini sedang sholat. Tolong perhatikan pakaian kita ketika hendak sholat. Jangan sampai karena hal ini, sholat-sholat kita selama ini tertolak.
Wallahu a’lam.

Korupsi Dan Jalan Raya

korupsi
Korupsi merupakan suatu kejahatan yang sangat familiar ditelinga setiap warga Indonesia. Betapa tidak, hampir setiap saat korupsi menjadi topik utama diberbagai media nasional, baik media televisi, radio, terlebih lagi media online yang selalu update berita setiap saat. Mulai dari berita tentang tangkap tangan oleh kpk, sampai proses sidang para koruptor.
Tidak sedikit warga yang menyarankan agar para koruptor dihukum mati saja, agar budaya korupsi musnah dari negara ini, sebagaimana yang terjadi di RRC. ada juga yang berkomentar agar para koruptor dimiskinkan, atau di potong tangan, bukan dipotong masa jabatannya. Warga begitu antusias menanggapi kasus korupsi di negeri ini. Betapa tidak, korupsi di negeri ini sudah sangat akut. Tidak hanya korupsinya, penegakkan hukumnya juga sudah “dikorupsi”. Sehingga ada istilah, “di negara Arab, koruptor di potng tangan, di Indonesia, Koruptor dipotong masa tahanan”. Begitulah kenyataannya. Masalahnya bukan hanya kasus korupsinya, tapi juga penegakan hukumnya. Sehingga tidak sedikit warga yang “muak” dengan kasus korupsi dan penegakkan hukum di negeri ini.


Penulis meyakini, masalah korupsi tidak akan hilang dari negeri ini, jika masyarakatnya masih seperti ini. Dengan kata lain, jika negeri ini ingin berubah, maka masyarakatnya juga harus berubah. Karena Pemimpin adalah cerminan rakyat yang dipimpinnya. Sebagaimana perkataan salah seorang Ulama Islam yang terkemukan, Ibnul Qayyim Al-Jauziyah. Beliau mengatakan bahwa pemimpin adalah cerminan rakyat yang dipimpinnya.
Saat ini kita menyaksikan begitu banyak kasus korupsi di pemerintahan negara ini, secara tidak langsung menggambarkan “moral” rakyat yang dipimpinnya. Hanya posisi dan bentuknya yang berbeda. Coba kita amati saat berkendara di jalan raya. Begitu banyak “korupsi” yang dilakukan oleh masyarakat. Melanggar rambu-rambu lalu lintas merupakan suatu hal yang biasa. Bahkah saat lampu merah menyala, tidak sedikit masyarakat yang dengan gagahnya menerobosnya, meskipun tidak sedikit juga yang berhenti “menghormati” lampu merah.
Sebagaimana pengamatan penulis dibeberapa tempat, dari sebagian besar pengendara yang berhenti saat lampu merah menyala, tidak sedikit yang berhenti melewati garis marka. Tidak hanya anak muda, orang tua, bapak-bapak, juga da ibu-ibu, ada juga yang membawa anak. Hal ini secara tidak langsung mengajarkannya kepada anak-anak. Dan mengalir terus mendarah daging menjadi budaya di masyarakat. Bahkan masyarakat heran saat ada pengendara yang berhenti sebelum garis marka.
Budaya ini menyiratkan dua hal. Pertama, penegakkan hukum yang masih lemah, sehingga masyarakat tidak merasa bersalah saat melanggar hukum yang ada di jalan raya. Kedua, menyiratkan kondisi masyarakat yang sudah rusak, tidak merasa bersalah apalagi berdosa saat melanggar hukum yang berlaku di jalan raya. Bahkan menjadi budaya yang telah mendarah daging di masyarakat.
Dari msayarakat yang seperti inilah para pemimpin dan pejabat lahir. Bahkan untuk beberapa generasi kedapan, kita akan dipimpin oleh pemimpin yang seperti saat ini. Pemimin yang terlahir dan terbentuk karakternya dari generasi yang rusak seperti ini.
Maka, sekali lagi, jika kita ingin mengubah bangsa dan Negara kita, kita harus ubah diri kita sendiri terlebih dahulu. Karena Allah hanya akan mengubah suatu bangsa yang mau merubah dirinya sendiri. (SM)

Menemukan HP yang hilang (bag.2)

Ponsel pintar yang kalian miliki itu memiliki bermacam kemampuan pintar yang mungkin belum anda ketahui. Diantara kemapuan pintar dari ponsel pintar ini adalah:
Anda bisa mendeteksi lokasi dan keberadaan ponsel anda, baik ketika anda lupa menyimpannya dimana, atau hilang atau di curi orang. baca:


Berikut cara menggunakan kamampuan pintar ponsel pintar khususnya yang berbasi android.
Pertama, Siapkan Laptop, komputer atau smartphone lain yang bisa digunakan.
Kedua, pastikan adanya akses internet, baik ponsel yang akan ditemukan, maupun laptop atau ponsel yang digunakan untuk mencari. (Jika salah satunya tidak ada akses internet, kita tidak bisa menemukan ponsel yang akan kita temukan).
*** Ini pentingnya, ponsel anda harus selalu memiliki kuota internet.
Ketiga, pastika aplikasi GPS pada ponsel yang akan di cari dalam keadaan aktif. (Ini pentingnya, anda harus selalu mengaktifkan GPS di ponsel anda).
*** Jika mode GPS non aktif, anda tetap bisa menemukan ponsel anda, tapi hanya bisa menderingkannya, menghapus file-filenya. Anda tidak bisa menemukan lokasinya melalu maps.
Jika point-point diatas sudah terpenuhi, selanjutnya kita akan masuk ke akun google yang digunakan pada ponsel yang akan kita cari.
  1. buka web browser, lalu masuk ke https://myaccount.google.com/
  2. Selanjutnya pilih pada pilihan Temukan Ponsel Anda, dan Klik Mulai
  3. Kemudian, pilih ponsel yang akan anda cari. Dan Klik.
mencari hp yang hilang

4. Selanjutnya, tinggal pilih mau diapakan ponsel tersebut.
menemukan hp yang hilang

  1. Coba anda klik Deringkan, makan dalam beberapa saat, ponsel anda akan berdering, meskipun dalam keadaan diam atau silent. (Mungkin akan membutuhkan waktu beberapa saat, tergantung juga dengan kualitas jaringan internet yang digunakan).
  2. Jika ingin menemukan lokasinya, klik aja Cari, maka google akan mengarahkan anda ke google maps, dan akan menemukan lokasi ponsel anda berdasarkan data yang dikirim oleh GPS ponsel anda.
  3. Disana ada pilihan Kunci ponsel Anda, untuk mengunci Ponsel
  4. Ada pilihan Coba telepon ponsel Anda, untuk menelepon ponsel anda
  5. Ada pilihan Keluar di Ponsel,untuk mengeluarkan akun google yang digunakan diponsel tersebut. (Misalkan Ponsel anda sudah dijual, dan ternyata orang lain masih menggunakan akun google anda, maka anda bisa keluar dari ponsel yang sudah terjual tersebut).
  6. Yang terakhir ada pilihan Pertimbangkan untuk menghapus perangkat, untuk menghapus semua data / memformat data yang ada di ponsel anda, untuk menanggulangi penyalahgunaan data pribadi anda.
Pilihan-pilihan yang lain bisa anda coba sendiri.
Demikian artikel cinta ini saya buat, semoga bermanfaat bagi kita semua. SM

Menemukan HP yang hilang (bag.1)

menemukan hp yan hilang
Smartphone atau ponsel pintar saat ini bukan lagi sebagai barang langka dan mewah, sudah menjadi barang yang sangat familiar di masyarakat, karena tidak hanya orang dewasa, anak-anak dan orang tua sudah sangat lekat denga smartphone.
Smartphone khususnya yang berbasis android meruapakan ponsel pintar yang didukung dengan kemampuan-kemampuan yang pintar juga. Kemampuan-kemampuan itu dibuat dengan tujuan memudahkan dan memberikan kenyamanan kepada pengguna ponsel pintar itu sendiri. Kemapuan atau fitur-fitur tersebut selalu diperbaharui / diupdate terus oleh vendor-vendor pembuat ponsel pintar yang kian hari makin canggih.
Namun, banyak diantara pengguna ponsel pintar ini tidak mengetahui kemampuan canggih dari ponsel pintar yang ia miliki, bahkan jika pun tahu, mereka tidak tahu bagaimana menggunakannya. Sungguh sayang sekali.
Diantara kemampuan ponsel pintar ini adalah kita bisa mendeteksi letak atau lokasi keberadaan ponsel kita, entah karena lupa menyimpannya dimana, atau karena hilang atau dicuri orang.
Bukan hanya mengetahui lokasi keberadaan ponsel kita, tapi juga bisa menderingkannya, meskipun ponsel dalam keadaan mode senyap atau diam. Misalkan kita lupa menyimpan ponsel kita, dan ponsel dalam keadaan diam atau silent. Kita tetap bisa menderingkannya. Dan kita akan mudah menemukannya.
Bahkan jika hal yang tidak kita inginkan, misalkan di curi orang, kita bisa mendeteksi lokasi ponsel kita. Selain itu, kita juga bisa menghapus file-file dan data-data pribadi yang tersimpan didalamnya. Dan bukan hanya menghapus, kita bisa mengunci dengan paksa ponsel yang di curi orang dan memformat semua data yang ada. Sungguh canggih bukan.
Itulah beberapa kepintaran dari ponsel pintar. SM
Untuk Langkah-langkah menemukan hp yang hilang, menemukan posisi hp yang hilang, klik Langkah-langkah menemukan hp yang hilang

Guru Peradaban

Kata-kata yang sangat tidak asing kita dengar, bahkan ada diantara kita yang berfrofesi sebagai guru. Tapi seberapa besar tanggungjawab guru terhadap perkembangan moral ummat dan bangsa ini?

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa menuntut ilmu adalah wajib hukumnya, demikian sebaliknya, menyampaikannya adalah kewajiban. Seperti yang kita ketahui betapa besar ganjaran bagi seorang guru yaitu syurga, bagi mereka yang mengajarkan kebaikan. Sedemikian besarkah ganjaran yang diterima seorang guru?

 Seberapa besarkah peran guru dalam perkembangan moralitas bangsa ini? Sebagaimana kita ketahui, baik buruknya 
seseorang dipengaruhi oleh lingkungan, baik lingkungan keluarga, terlebih lagi lingkungan masyarakat. Di sini semua elemen bertanggungjawab. Seorang ibu yang merupakan guru pertama dan utama seorang anak, al ummu madrasatul ummah. Begitu juga seorang ayah, like father like son. Begitu juga dengan kita anggota keluarga dan anggota masyarkat, memiliki andil yang besar dalam perkembangan moralitas ummat dan bangsa.


Sangat masuk akal, seorang Hasan Al-Banna yang menempatkan guru sebagai tujuan tertinggi dalam pergerakannya. Baik buruknya moralitas ummat dan bangsa ini adalah cermin dari kualitas lingkungan kita, lingkungan pendidikan, lingkungan keluarga maupun masyarakat, yag pada akhirnya merupakan cermin dari diri kita pribadi yang merupakan bagian dari itu semua.


Sebuah peradaban yang maju, di mulai dari pribadi yang dengan karakter kuat, visioner, berakhlak dan beragama dengan benar. Sholeh serta muslih. Sebagaimana sesosok yang kita kagumi dan kita teladani, Muhammad ibn Abdullah, peradaban yang maju, yang belum ada sebelumnya, ia mulai dari kepribadiannya.


Itulah guru peradaban. Termasuk kita salah satu bagian darinya. Kita semua adalah guru, guru peradaban. Mari kita posisikan diri kita masing-masing sebagai bagian darinya. Tentu saja bagian yang mengantarkan pada perkembangan moralitas yang berkualitas.
Back To Top